Berita Nasional

SIKM Jadi Syarat Masuk Jakarta, Efektif Redam Lonjakan Covid-19?

Cetbang.com, Berita Nasional – SIKM merupakan salah satu instrumen Pemprov DKI Jakarta untuk memutus rantai penyebaran virus corona Covid-19. Tanpa surat sakti tersebut, masyarakat tidak bisa masuk atau keluar meninggalkan ibu kota saat pandemi.

Kebijakan ini mulai berlaku sejak Jumat 22 Mei 2020 lalu. Selama sepekan penerapan, sudah enam ribu lebih kendaraan warga diputar balik ke tempat asalnya karena tidak memiliki SIKM. Sementara penumpang transportasi umum yang tak mengantongi SIKM akan dikarantina.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menyatakan, SIKM memang efektif mengurangi mobilitas masyarakat, kendati belum berperan penting dalam meredam penambahan kasus positif corona Covid-19.

“Kalau kaitanya untuk meredam Covid-19, saya rasa belum bisa untuk sampai ke sana. Tapi ini upaya untuk mengurangi arus mudik supaya rencana memutus mata rantai Covid-19 berjalan,”

Trubus juga menyoroti masih banyaknya warga yang lolos keluar masuk wilayah Jakarta tanpa menggunakan SIKM. Mereka melintas melalui jalur-jalur tikus yang tak terpantau petugas.

Selain itu, dia juga menyayangkan penerapan SIKM yang tidak diikuti oleh kota-kota penyangga Jakarta. Menurut dia, seharusnya wilayah-wilayah tersebut, terutama daerah yang memiliki kasus corona yang signifikan mengadopsi kebijakan DKI untuk meminimalisasi potensi penyebaran virus.

“Tapi sekarang sudah terlambat. Sudah pada balik semuanya. Sekarang pemudik posisinya ada di sekitar penyangga, misalnya ada di Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang. Nanti kalau SIKM enggak ada, mereka masuk lagi karena mereka cari nafkahnya di Jakarta,” tuturnya.

Menurut dia, saat ini yang terpenting untuk meredam lonjakan Covid-19 di tengah bayang-bayang arus balik Lebaran 2020 dan jelang berakhirnya penerapan PSBB adalah peran RT dan RW. Pemerintah di level paling bawah ini harus ikut mengendalikan penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

“Paling penting peran serta RT/RW untuk mendata mereka yang datang, terus dikarantina. Jadi namanya operasi yustisi. Selama ini operasi yustisi sudah dihapus enggak berlaku lagi sejak Pak Anies. Jadi ini kesemapatan lagi operasi yustisi diaktifkan lagi. RT RW mendata lagi warga yang baru,” kata Trubus.

DKI Jakarta tengah berjuang agar angka reproduksi dasar kasus corona Covid-19 berada di bawah 1, salah satunya dengan membatasi orang keluar masuk orang. Dia menuturkan, epidemi bisa dibilang terkontrol apabila angka reproduksi efektifnya kurang dari 1 selama dua pekan berturut-turut.

Karena banyaknya masyarakat yang tetap mudik Lebaran 2020, maka Jakarta mengeluarkan kebijakan SIKM untuk menekan arus keluar masuk. Kebijakan itu diyakini dapat memudahkan pelacakan dan pengendalian Covid-19.

Bony menilai, kebijakan ini memang mempersulit masyarakat terutama bagi perantau. Namun kebijakan itu perlu dilakukan untuk mengendalikan penyakit. Bahkan dia menyarankan agar kebijakan SIKM juga diadopsi daerah lain yang memiliki mobilitas tinggi dan kasus Covid-19 yang signifikan.

“Ini harus dilakukan supaya Jakarta benar-benar mengendalikan epideminya. Jadi ini memang keputusan yang harus diambil kalau kita mau mengendalikan penyakit. Kalau kita longgar, pasti angkanya akan naik lagi,” katanya.

Lebih lanjut, Bony menegaskan, perkembangan kasus positif corona Covid-19 di Jakarta saat ini tidak berkaitan langsung dengan kebijakan SIKM. Terbukti, selama sepekan sebelum dan sesudah penerapan kebijakan SIKM, penambahan kasus positif di Jakarta datar, yakni fluktuatif di angka 90 sampai 130 orang per hari.

“Kan justru SIKM harus dinyatakan bebas Covid-19, jadi kalau dia negatif ya tidak apa masuk Jakarta dan itu pun orangnya mesti isolasi dulu. Tapi kalau misalnya orang positif pasti enggak akan boleh masuk.

Jadi kalaupun ada lonjakan kasus, itu bukan dari pendatang tapi memang dari infeksi yang masih berjalan di Jakarta yang sekarang sedang diusahakan untuk dilacak sedini mungkin dan diisolasi oleh pemerintah DKI,” dia menjelaskan.

Share
Published by
Nurul Hidayah

Recent Posts

Citilink Indonesia pindah ke Terminal 3 Soekarno Hatta

Bisnis - Terhitung tanggal 23 Juli 2020, penerbangan rute internasional dan domestik Citilink Indonesia pindah…

2 weeks ago

ATM BNI 20 Ribu Terdekat

Bisnis - ATM BNI 20 Ribu Terdekat bisa menjadi solusi buat kamu yang saat ini…

3 weeks ago

ATM BNI Pecahan 20 Ribu di Kawasan Depok

Bisnis - ATM BNI Pecahan 20 Ribu di Kawasan Depok merupakan sebuah pelayanan yang di…

4 weeks ago

This website uses cookies.