PSBB dan Politik

Berita Nasional (cetbang.com) – Saya perhatikan PSBB ini berpotensi menimbulkan konplik sosial dan politik. Mengapa? ini soal perut dan hilangnya income.

Dua hal itu sangat sulit mengajak orang berdamai. Apalagi dengan adanya larangan melakukan sholat tarawih dan mudik di tengah PSBB sangat berpotensi menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat terutama umat islam.

Apalagi bagi kalangan menengah bawah mudik itu budaya romantis berkumpul dengan sanak saudara di kampung. Pelarangan mudik sangat sensitif terhadap stabilitas keamanan.

Oposisi akan terus mendengungkan soal ini. Jadi jalan keluarnya gimana? Kata kunci memastikan negara ini tetap aman adalah EKONOMI. pastikan Bansos kepada rakyat lapisan bawah tersalurkan.

Karenanya Pemerintah pusat harus tegas kepada Pemrov/ Pemda yang tidak proaktif segera mencairkan dana realokasinya. Libatkan TNI dan POLRI untuk menyalurkan Bansos. Semua sumber daya negara libatkan agar Bansos sampai ke rakyat.

Namanya darurat atau crass program tentu ada penyimpangan. Jangan tertunda Bansos hanya karena birokrasi dan kawatir ada penyimpangan. Nanti itu urusan KPK.

Akibat adanya PSBB ini, dunia usaha akan stuck. Industri pariwista dan jasa angkutan yang paling banyak kena dampak buruknya. Juga industri padat karya dan UKM. Gelombang PHK tidak bisa dihindari. Perusahaan akan banyak yang bangkrut. Kredit macet bank akan meningkat.

Dampaknya sangat sistemik terhadap perekonomian nasional. Karenanya DPR harus segera sahkan PERPPU 01/2020 agar dana stimulus bisa segera dicairkan kepada dunia usaha, UKM dan perbankan.

Selagi dunia usaha bisa bertahan tanpa PHK dan perbankan stabil, provokasi politik apapun engga akan ngaruh. Kita akan baik baik saja.Karenanya dana stimulus sebesar Rp. 405 Triliun itu harus ditambah dua kali lipat kalau kita ingin bertahan sampai akhir tahun.

Tetapi kalau tidak ditambah, maka itu hanya bisa bertahan sampai akhir juli. Jadi pemerintah harus tentukan sikap. Kapan ini akan diakhiri dan pastikan uang ada.

Engga bisa terus dalam situasi ngambang. Apapun ancaman tidak boleh membuat kita stuck terlalu lama. Karena esensi kehidupan adalah begerak, move forward…

Kuatlah selalu Pak Jokowi. Jangan ragu karena kami bersama bapak.

By Babo EJB

Leave a Comment