Perjalanan Panjang Liverpool Meraih Gelar Juara Liga Inggris 2019/2020

Cetbang.com, Sepakbola – Liverpool akhirnya berhasil menjadi Juara liga Inggris 2019/2020 setelah menunggu selama 30 tahun untuk bisa menjadi juara Premier League musim ini.

Liverpool Football Club adalah sebuah klub sepak bola asal Inggris yang berbasis di Kota Liverpool. Saat ini Liverpool adalah peserta Liga Utama Inggris. Liverpool juga merupakan juara bertahan Liga Champions UEFA musim 2018-2019.

Saya belajar banyak dari sepakbola, Liverpool khususnya. dan sebagian adalah yang akan saya tulis di paragraf2 berikut:

1. Tidak ada yang tidak mungkin.

Istanbul 2005 sangat berkesan bagi saya. 10 menit setelah pertandingan berakhir saya masih tidak bergerak dari kasur tempat saya duduk. Saya hampir tidak percaya.

Ketinggalan 3-0 di babak pertama dari klub sekelas AC Milan dan kemudian menang?
Hampir tidak mungkin. Tapi itu terjadi.

Malam itu saya percaya. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini.

2. Kamu harus berkorban untuk sesuatu yang kamu percaya dan cintai.

Steven Gerrard bolak balik dirayu Chelsea pada tahun 2004. Tapi Gerrard akhirnya menolak. Walaupun untuk itu dia harus melewatkan peluang mendapatkan lebih banyak uang dan tetap bertahan dengan Benitez yang tidak disukainya. Karena dia tahu. Dia mencintai Liverpool lebih dari segalanya. Dan dia rela berkorban untuk itu.

Dan hari ini dia dikenang sebagai legenda. Mungkin beda cerita kalau dia memilih uang dan pindah ke Chelsea waktu itu

3. Jangan Membikin Satu Kesalahan.

Steven Gerrard slip di laga melawan Chelsea pada April 2014. Yang menyebabkan Liverpool kalah dan kehilangan gelar. Bermain luar biasa sepanjang musim, karena cuma 1 kesalahan. Klubmu gagal memenangkan gelar.
Dont make one mistake.

4. Tentang Mindset dan Mental

April 2018, leg pertama perempat final UCL, Manchester City bertandang ke Liverpool. Sesampainya disana, bus pemain Manchester City dilempari batu oleh supporter Liverpool.

Kemudian mereka kalah 3-0

Sebenarnya mereka sudah kalah sebelum bertanding ketika bus mereka dilempari batu.

Sama dengan kejadian Semifinal 2019. Barcelona sudah kalah ketika kepala Messi didorong dengan keras oleh Andy Robertson.

Sama dengan final 2018, Liverpool sudah kalah ketika Salah keluar di menit ke 28 sambil menangis karena cedera bahu.

Atau kalau ada yang memperhatikan. Istanbul 2005 Liverpool sudah menang di menit 54 setelah Gerrard mencetak gol kemudian melakukan selebrasi dengan dengan mengayunkan kedua tangannya keatas sambil berlari memberi semangat kepada penonton dan rekan2nya.

Its all about mindset dan mental. Kalau mentalmu sudah kalah, maka kamu akan kalah. Tapi kalau mindsetmu seorang pemenang. Maka kamu akan menemukan cara untuk menang.

Penulis : Menhefari Myname

Leave a Comment