Dovizioso Harus Start dari Posisi ke-13 di MotoGP Aragon

Cetbang.com, Balapan – Dovizioso kecewa dengan kegagalan masuk ke kualifikasi kedua. Hal itu mendorong Dovizioso menyalahkan Danilo Petrucci yang sukses lolos dari kualifikasi pertama karena mengekor di belakang dirinya.

“Andrea sangat kecewa. Saya berbicara dengannya setelah kejadian. Dia tak menduga Danilo, yang lebih lambat dan tidak mampu berada di depan untuk melakukan towing, malah berada di belakangnya.”

“Saya percaya bahwa setiap pembalap selalu menunjukkan keegoisan di situasi tertentu. Danilo yang egois di situasi kali ini,” ucap Ciabatti

Ciabatti menilai Dovizioso mungkin berharap Petrucci menyadari status Dovizioso sebagai penantang gelar juara dunia MotoGP 2020.

“Dengan mengetahui rekan setim sedang bertarung untuk kejuaraan dunia, meminta sedikit perhatian terhadap hal itu… Namun di atas motor, dengan kecepatan, adrenalin, mungkin pembalap tidak berpikir hal itu,” tutur Ciabatti.

“Kalian ingin saya mengatakan minta maaf? Saya sangat meminta maaf. Saya rasa Andrea punya kecepatan untuk membuat balapan yang hebat, saya harap ia bisa mendapatkan start yang bagus. Karena jika tidak situasi akan sulit,” katanya melanjutkan.

Ducati tanpa ragu menyatakan bahwa mereka mendukung penuh Dovizioso meski kerja sama mereka berakhir musim ini.

“Andrea tidak marah pada Ducati, Ducati selalu memberikan seluruh dukungan karena kami juga ingin memenangkan kejuaraan dunia.”

Dovizioso bakal start dari posisi ke-13 di MotoGP Aragon. Dengan harapan bisa menjaga persaingan perburuan gelar juara dunia MotoGP, Dovizioso butuh hasil bagus di seri ini. Situasi makin sulit karena Fabio Quartararo, Joan Mir, dan Maverick Vinales punya posisi start yang jauh lebih baik darinya.

Leave a Comment